Archive for 2015
Penginstalan dan Konfigurasi NTP Server di Debian VirtualBox
Hallo, apa kabar semuanya..
Nah cara penginstalan dan konfigurasinya akan kita pelajari sekarang
1. Sebelumnya pastikan bahwa kalian sudah menginstal Sistem Operasi Debian pada VirtualBox, kalo belum ya.. silahkan di install dulu, jika sudah langsung saja kita coba install ntp server
2. OK langsung saja, jika debian sudah terinstall silahkan masuk user sebagai root, dengan cara pada "debian login" isikan "root", kemudian masukan password root-nya
3. Jika sudah masuk sebagai root, sekarang install ntp servernya, ketikan "apt-get install ntp ntpdate" untuk menginstall package ntp di debian
4. Nanti akan muncul permintaan untuk menyetujui proses penginstalan, kalian akan diharuskan memilih (mengetikan "Y" untuk Yes, dan "N" untuk "No"), pilih "Y" untuk melanjutkan proses penginstalan, tunggu hingga selesai, jika terdapat masalah (media change ...) anda diharuskan untuk memasukan CD/kaset debian untuk melanjutkan, maka pergilah ke tools Devices > CD/DVD Devices > Pilih .iso debian
5. Jika sudah menginstall ntp server package, sekarang kita konfigurasi IP terlebih dahulu, agar saat pengetesan pada client mudah ditangani (konfigurasi IP ini opsional, dikonfigurasi gpp, default juga gpp), langkah awal untuk konfigurasi IP yaitu membuka file interface network dengan mengetikan "nano /etc/network/interfaces"
6. Edit sesuai dengan yang saya tulisankan (sebenarnya tulisan dengan warna merahlah yang perlu diganti/ubah, berikut textnya :
address adalah IP static yang ingin anda atur (isikan sesuai keinginan/kebutuhan), begitu juga dengan netmask dan gateway
7. Simpan file lalu keluar dengan cara tekan "ctrl+x", kemudian "Y", dan tekan Enter
8. Setelah itu, restart terlebih dahulu network interfacesnya, ketikan "/etc/init.d/networking restart"
9. Jika network sudah di restart dan sudah start kembali, kita cek terlebih dahulu ip-nya, ketikan "ifconfig", jika IP ethernet sudah berubah sesuai dengan yang kita isikan sebelumnya, maka konfigurasi IP sudah berhasil, jika belum maka masih terdapat kesalahan pada file interfaces
10. Setelah Konfigurasi IP selesai, sekarang kita konfigurasi ntp server, ketikan "nano /etc/ntp.conf"
11. Pada file ntp configuration carilah kata sebagai berikut :
tambahkan kata/character yang berwarna merah pada file tersebut (misal pada "server 1.debian.pool..." tersebut belum ada tanda "#", sedangkan pada code diatas diberi tanda "#", maka tambahkan tanda "#" sesuai dengan code), simpan dan keluar untuk melanjutkan (caranya sama seperti sebelumnya (ctrl+x kemudian Y dan Enter))
12. Jika sudah configurasi ntp dan sudah menyimpan file configurasi, silahkan restart terlebih dahulu service ntp-nya, dengan cara "/etc/init.d/ntp restart"
13. Jika sudah restart dan ntp server sudah start kembali, sekarang test telebih dahulu pada host debian, ketikan "ntpq -p", jika nilai jitter bukan 0.0000 maka sudah berhasil, jika belum berarti masih terdapat kesalahan pada file ntp.conf
14. Test juga service ntp pada debian dengan cara, ketikan "ntpdate -u IP address", IP address disini adalah IP address server, jika balasannya "no server suitable for synchronization found" tunggulah 5-10 menit, hal ini menunjukan bahwa ntp server butuh waktu untuk benar-benar aktif
15. Tunggu sekisar 5-10 menit, untuk melihat apakah ntp server sudah aktif, ketikan ulang "ntpdate -u IP address" untuk melihat, jika hasil sudah berubah atau mendapat balasan "adjust time server IP address offset X.XXXXsec" maka ntp server sudah aktif
16. Berikutnya adalah pengujian pada Client, kali ini kita akan menggunakan Windows Xp sebagai Client, pertama pastikan Client sudah terhubung dengan server, jika belum maka configurasi IP pada Client agar tersambung dengan server, jika server tidak menyediakan DHCP maka pakailah IP static saja, pada LAN connection > Properties > Internet Protocol (TCP/IP)
17. Pilih Properties kemudian isikan IP static untuk Client
18. Simpan, kemudian cek konektivitas dengan server, buka "command prompt" kemudian ping IP server, Jika sudah mendapatkan balasan dan tersambung maka Client sudah tersambung dengan Server, jika belum (balasan RTO atau Reqeust Time Out) mungkin terjadi masalah dengan Device Adapter Client atau Server, maka pastikan adapter Client dan Server sama
19. Jika Client sudah tersambung ke Server, sekarang pengujian NTP untuk Client, pergilah ke pojok kanan bawah (pada waktu dan tanggal) atau pengaturan waktu pada Client
20. Pilih Internet Time, kemudian isikan IP server lalu Update Now
Jika sudah muncul notifikasi "The time has been successfully synchronized with IP address (server) on XX/XX/XXXX at X:XX AM atau PM" maka Client sudah mendapatkan settingan NTP sesuai dengan Server dan NTP server sudah berhasil
kali ini saya akan memberikan tutorial penginstalan dan konfigurasi NTP server pada Debian VirtualBox, jadi kali ini kita akan mencoba menginstal juga mengkonfigurasi ntp server di debian
sebelum apa itu NTP server?
NTP server atau Network Time Protocol adalah sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah jaringan komputer. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya menggunakan protokol komunikasi TCP/IP.
Nah cara penginstalan dan konfigurasinya akan kita pelajari sekarang
1. Sebelumnya pastikan bahwa kalian sudah menginstal Sistem Operasi Debian pada VirtualBox, kalo belum ya.. silahkan di install dulu, jika sudah langsung saja kita coba install ntp server
2. OK langsung saja, jika debian sudah terinstall silahkan masuk user sebagai root, dengan cara pada "debian login" isikan "root", kemudian masukan password root-nya
3. Jika sudah masuk sebagai root, sekarang install ntp servernya, ketikan "apt-get install ntp ntpdate" untuk menginstall package ntp di debian
4. Nanti akan muncul permintaan untuk menyetujui proses penginstalan, kalian akan diharuskan memilih (mengetikan "Y" untuk Yes, dan "N" untuk "No"), pilih "Y" untuk melanjutkan proses penginstalan, tunggu hingga selesai, jika terdapat masalah (media change ...) anda diharuskan untuk memasukan CD/kaset debian untuk melanjutkan, maka pergilah ke tools Devices > CD/DVD Devices > Pilih .iso debian
5. Jika sudah menginstall ntp server package, sekarang kita konfigurasi IP terlebih dahulu, agar saat pengetesan pada client mudah ditangani (konfigurasi IP ini opsional, dikonfigurasi gpp, default juga gpp), langkah awal untuk konfigurasi IP yaitu membuka file interface network dengan mengetikan "nano /etc/network/interfaces"
6. Edit sesuai dengan yang saya tulisankan (sebenarnya tulisan dengan warna merahlah yang perlu diganti/ubah, berikut textnya :
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
#The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interfaces
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.10.1address adalah IP static yang ingin anda atur (isikan sesuai keinginan/kebutuhan), begitu juga dengan netmask dan gateway
7. Simpan file lalu keluar dengan cara tekan "ctrl+x", kemudian "Y", dan tekan Enter
8. Setelah itu, restart terlebih dahulu network interfacesnya, ketikan "/etc/init.d/networking restart"
9. Jika network sudah di restart dan sudah start kembali, kita cek terlebih dahulu ip-nya, ketikan "ifconfig", jika IP ethernet sudah berubah sesuai dengan yang kita isikan sebelumnya, maka konfigurasi IP sudah berhasil, jika belum maka masih terdapat kesalahan pada file interfaces
10. Setelah Konfigurasi IP selesai, sekarang kita konfigurasi ntp server, ketikan "nano /etc/ntp.conf"
11. Pada file ntp configuration carilah kata sebagai berikut :
...
...
# pool.ntp.org maps to about 1000 low-stratum NTP servers. Your server will
# pick a different set every time it starts up. Please consider joining the
# pool" <http://www.pool.ntp.org/join.html>
#server 0.debian.pool.ntp.org iburst dynamic
#server 1.debian.pool.ntp.org iburst dynamic
#server 2.debian.pool.ntp.org iburst dynamic
#server 3.debian.pool.ntp.org iburst dynamic
server 127.127.1.0
fudge 127.127.1.0 stratum 1
# Access control configuration; see /usr/share/doc/ntp-doc/html/accopt.html for
...
...
...
...
# Clients from this (example!) subnet have unlimited access, but only if
# cryptographically authenticated.
#restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 no trust
restrict 192.168.1.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap
...
...tambahkan kata/character yang berwarna merah pada file tersebut (misal pada "server 1.debian.pool..." tersebut belum ada tanda "#", sedangkan pada code diatas diberi tanda "#", maka tambahkan tanda "#" sesuai dengan code), simpan dan keluar untuk melanjutkan (caranya sama seperti sebelumnya (ctrl+x kemudian Y dan Enter))
12. Jika sudah configurasi ntp dan sudah menyimpan file configurasi, silahkan restart terlebih dahulu service ntp-nya, dengan cara "/etc/init.d/ntp restart"
13. Jika sudah restart dan ntp server sudah start kembali, sekarang test telebih dahulu pada host debian, ketikan "ntpq -p", jika nilai jitter bukan 0.0000 maka sudah berhasil, jika belum berarti masih terdapat kesalahan pada file ntp.conf
14. Test juga service ntp pada debian dengan cara, ketikan "ntpdate -u IP address", IP address disini adalah IP address server, jika balasannya "no server suitable for synchronization found" tunggulah 5-10 menit, hal ini menunjukan bahwa ntp server butuh waktu untuk benar-benar aktif
15. Tunggu sekisar 5-10 menit, untuk melihat apakah ntp server sudah aktif, ketikan ulang "ntpdate -u IP address" untuk melihat, jika hasil sudah berubah atau mendapat balasan "adjust time server IP address offset X.XXXXsec" maka ntp server sudah aktif
16. Berikutnya adalah pengujian pada Client, kali ini kita akan menggunakan Windows Xp sebagai Client, pertama pastikan Client sudah terhubung dengan server, jika belum maka configurasi IP pada Client agar tersambung dengan server, jika server tidak menyediakan DHCP maka pakailah IP static saja, pada LAN connection > Properties > Internet Protocol (TCP/IP)
17. Pilih Properties kemudian isikan IP static untuk Client
18. Simpan, kemudian cek konektivitas dengan server, buka "command prompt" kemudian ping IP server, Jika sudah mendapatkan balasan dan tersambung maka Client sudah tersambung dengan Server, jika belum (balasan RTO atau Reqeust Time Out) mungkin terjadi masalah dengan Device Adapter Client atau Server, maka pastikan adapter Client dan Server sama
19. Jika Client sudah tersambung ke Server, sekarang pengujian NTP untuk Client, pergilah ke pojok kanan bawah (pada waktu dan tanggal) atau pengaturan waktu pada Client
20. Pilih Internet Time, kemudian isikan IP server lalu Update Now
Jika sudah muncul notifikasi "The time has been successfully synchronized with IP address (server) on XX/XX/XXXX at X:XX AM atau PM" maka Client sudah mendapatkan settingan NTP sesuai dengan Server dan NTP server sudah berhasil
Sharing file folder pada VirtualBox
Hallo Minna-san, apa kabar??
kemarin saya sudah share tentang tutorial menginstalan Win Xp melalui VirtualBox
Kali ini.. saya akan memberi tahu cara untuk Sharing File dan Penginstalan Software di VirtualBox, kan sayang kalo udah instal Windows Xp di VirtualBox tapi gak ada Softwarenya.. pasti bosenkan??
Saya akan memberi contoh cara Pengeshare-an folder dan penginstalan beberapa software di VirtualBox, ada 3 jenis software yang akan kita instal yaitu :
1.Microsoft (kali ini saya akan memakai Microsoft Visio, karna saya tidak memiliki mentahan Microsoft Office)
2.Browser (browser yang saya gunakan adalah Google Chroom, karna hanya Chroom yang saya gunakan)
3.Media Player (salah satu Media Player yang saya sukai yaitu VLC, jadi saya akan menginstal VLC media sebagai Media Player di VirtualBox)
Langsung saja..
Setelah selesai menginstal System Operasi di VirtualBox (kemarin kita sudah selesai menginstal Windows Xp, jadi saya akan menggunakan Windows Xp), kita akan mencoba untuk sharing file dengan System Operasi utama di Laptop/PC kita, berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan.
1.Pertama kita harus memasukan CD image tamu terlebih dahulu,caranya pada VirtualBox kita menuju tools "Devices" pada VirtualBox, kemudian pilih "Insert Guess Additions CD Image".
3.Kemudian, Penempatan file Virtual Memory, Saran untuk tidak mengubahnya, langsung saja Click "Next".
4.Kemudian Pemilihan Komponen, tidak usah menyentang Direct3D Support, langsung saja "Install".
5.Tunggu proses penginstalan selesai.
6.Kemudian Restart bila perlu, (tapi!! sangat disarankan untuk merestartnya langsung!!) karena sharing folder tidak selalu langsung berhasil tanpa tahap perestart-an System Operasi.
8.Kemudian, tambahkan lokasi folder dimana file yang ingin kita share berada dengan meng-Click tanda yang saya lingkari merah.
9.Pada menu "Add Share", ubah Folder Path Menjadi "Other" dengan memilih menu scrool down yang saya lingkari dengan warna merah, kemudian pilih destination filenya, lalu pilih "Ok" jika sudah selesai.
10.Setelah itu pada menu "Add Share", centang "Auto-mount" dan "Make Permanent", kemudian pilih "Ok".
11.Kita akan mencoba untuk menginstal 3 jenis software yaitu microsoft, media player dan browser, gambar dibawah yang saya coret dengan warna biru adalah browser, merah sebagai folder dimana file exe microsoft berada dan ungu adalah folder dimana VLC media (media player) berada (terserah anda untuk mengunakan software apa untuk percobaan), Semua sudah teratur kemudian pilih "Ok".
12.Saya sarankan untuk Merestart System Operasi terlebih dahulu agar proses sharing berjalan lancar, silahkan menuju menu "Start" kemudian "Turn Off Computer" (bagi yang belum pernah menggunakan Windows Xp, jangan khawatir Turn Off disini tidak langsung untuk Mematikan System Operasi).
13.Setelah memilih menu "Turn Off Computer", terdapat manu "Restart dan Turn Off" disini silahkan pilih "Restart" untuk merestart.
15.Disana terdapat Network Device sesuai dengan yang kita setting tadi (penjelasan warna sudah saya tulis di no.11, jika network device belum juga muncul, cobalah untuk merestart ulang System Operasinya.
16.Pertama kita mulai penginstalan Microsoft Visio 2010 (sesuai selera anda tidak harus visio 2010)
17.Tunggu Proses Pengextract-an file, sebenarnya proses penginstalannya biasa tidah jauh berbeda dengan software lain.
18.Microsoft Visio masih membutuhkan Product Key, tenang saya sudah menyiapkannya, anda bisa melihatnya digambar atau copy saja di sini "GPXXP-HGXBG-D4W6D-638DR-92V4F".
19.Setelah itu ikuti Proses penginstalan seperti biasa.
20.lanjut ke media player (saya menggunakan VLC), penginstalan sama seperti yang lain.
21.untuk Google Chroom saya tidak mempunyai mentahannya, jadi saya hanya mengcopy file mateng dari drive C:\ (sebenarnya Sharing folder dapat berupa file mateng, hanya tidak bisa untuk Microsoft Office, hal ini sama dengan copy paste melalui Flashdisk, Game, Software, dan lain-lain bisa dicopy langsung mateng, ataupun mentahan).
22.Berikut hasil dari Penginstalan Microsoft Visio 2010 didalam windows xp melalui Sharing folder di VirtualBox.
23.Di dalam VirtualBox kita juga bisa menggunakan Internet (Host Virtual Network dari VirtualBox), hal ini menunjukan bahwa System Operasi didalam VirtualBox dapat berjalan dengan Lancar.
24.Dan untuk Media Player, untuk memainkan sebuah Mp3, WAV, ataupun Video, kita musti mengshare file Mp3, WAV, ataupun Video tsb terlebih daluhu, caranya sama dengan Sharing folder yang sudah kita pelajari.
kemarin saya sudah share tentang tutorial menginstalan Win Xp melalui VirtualBox
Kali ini.. saya akan memberi tahu cara untuk Sharing File dan Penginstalan Software di VirtualBox, kan sayang kalo udah instal Windows Xp di VirtualBox tapi gak ada Softwarenya.. pasti bosenkan??
Saya akan memberi contoh cara Pengeshare-an folder dan penginstalan beberapa software di VirtualBox, ada 3 jenis software yang akan kita instal yaitu :
1.Microsoft (kali ini saya akan memakai Microsoft Visio, karna saya tidak memiliki mentahan Microsoft Office)
2.Browser (browser yang saya gunakan adalah Google Chroom, karna hanya Chroom yang saya gunakan)
3.Media Player (salah satu Media Player yang saya sukai yaitu VLC, jadi saya akan menginstal VLC media sebagai Media Player di VirtualBox)
Langsung saja..
Setelah selesai menginstal System Operasi di VirtualBox (kemarin kita sudah selesai menginstal Windows Xp, jadi saya akan menggunakan Windows Xp), kita akan mencoba untuk sharing file dengan System Operasi utama di Laptop/PC kita, berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan.
1.Pertama kita harus memasukan CD image tamu terlebih dahulu,caranya pada VirtualBox kita menuju tools "Devices" pada VirtualBox, kemudian pilih "Insert Guess Additions CD Image".
2.Kemudian memasuki Penginstalan Virtual Memory Guest Additions, langsung saja Click "Next".
3.Kemudian, Penempatan file Virtual Memory, Saran untuk tidak mengubahnya, langsung saja Click "Next".
4.Kemudian Pemilihan Komponen, tidak usah menyentang Direct3D Support, langsung saja "Install".
5.Tunggu proses penginstalan selesai.
6.Kemudian Restart bila perlu, (tapi!! sangat disarankan untuk merestartnya langsung!!) karena sharing folder tidak selalu langsung berhasil tanpa tahap perestart-an System Operasi.
7.Tunggu proses restrart hingga selesai, setelah kembali ke dekstop, kembali ke menu "Devices", lalu pilih "Shared Folders Setting".
8.Kemudian, tambahkan lokasi folder dimana file yang ingin kita share berada dengan meng-Click tanda yang saya lingkari merah.
9.Pada menu "Add Share", ubah Folder Path Menjadi "Other" dengan memilih menu scrool down yang saya lingkari dengan warna merah, kemudian pilih destination filenya, lalu pilih "Ok" jika sudah selesai.
10.Setelah itu pada menu "Add Share", centang "Auto-mount" dan "Make Permanent", kemudian pilih "Ok".
11.Kita akan mencoba untuk menginstal 3 jenis software yaitu microsoft, media player dan browser, gambar dibawah yang saya coret dengan warna biru adalah browser, merah sebagai folder dimana file exe microsoft berada dan ungu adalah folder dimana VLC media (media player) berada (terserah anda untuk mengunakan software apa untuk percobaan), Semua sudah teratur kemudian pilih "Ok".
12.Saya sarankan untuk Merestart System Operasi terlebih dahulu agar proses sharing berjalan lancar, silahkan menuju menu "Start" kemudian "Turn Off Computer" (bagi yang belum pernah menggunakan Windows Xp, jangan khawatir Turn Off disini tidak langsung untuk Mematikan System Operasi).
13.Setelah memilih menu "Turn Off Computer", terdapat manu "Restart dan Turn Off" disini silahkan pilih "Restart" untuk merestart.
14.Setelah Proses Perestart-an selesai, dan sudah kembali ke dekstop, sekarang menuju menu Start, dan pilih "My Computer".
15.Disana terdapat Network Device sesuai dengan yang kita setting tadi (penjelasan warna sudah saya tulis di no.11, jika network device belum juga muncul, cobalah untuk merestart ulang System Operasinya.
16.Pertama kita mulai penginstalan Microsoft Visio 2010 (sesuai selera anda tidak harus visio 2010)
17.Tunggu Proses Pengextract-an file, sebenarnya proses penginstalannya biasa tidah jauh berbeda dengan software lain.
18.Microsoft Visio masih membutuhkan Product Key, tenang saya sudah menyiapkannya, anda bisa melihatnya digambar atau copy saja di sini "GPXXP-HGXBG-D4W6D-638DR-92V4F".
19.Setelah itu ikuti Proses penginstalan seperti biasa.
20.lanjut ke media player (saya menggunakan VLC), penginstalan sama seperti yang lain.
21.untuk Google Chroom saya tidak mempunyai mentahannya, jadi saya hanya mengcopy file mateng dari drive C:\ (sebenarnya Sharing folder dapat berupa file mateng, hanya tidak bisa untuk Microsoft Office, hal ini sama dengan copy paste melalui Flashdisk, Game, Software, dan lain-lain bisa dicopy langsung mateng, ataupun mentahan).
22.Berikut hasil dari Penginstalan Microsoft Visio 2010 didalam windows xp melalui Sharing folder di VirtualBox.
23.Di dalam VirtualBox kita juga bisa menggunakan Internet (Host Virtual Network dari VirtualBox), hal ini menunjukan bahwa System Operasi didalam VirtualBox dapat berjalan dengan Lancar.
24.Dan untuk Media Player, untuk memainkan sebuah Mp3, WAV, ataupun Video, kita musti mengshare file Mp3, WAV, ataupun Video tsb terlebih daluhu, caranya sama dengan Sharing folder yang sudah kita pelajari.
Untuk kali ini selesai materi tentang Sharing file Folder melalui VirtualBox, ditunggu materi-materi selanjutnya. `3`
Berikut video tutorial mengenai Sharing folder pada VirtualBox
Matta ne~














