Archive for Januari 2016

Materi Sistem Komputer

Kali ini saya akan memberikan materi mengenai Sistem Komputer (SISKOM) mungkin beberapa dari kalian sudah sering mendengarnya, apalagi kalian yang sekolah di SMK atau yang ambil kejuruan TKJ atau TI, SISKOM adalah salah satu pelajaran yang kita pelajari..

Kali ini saya hanya akan posting pengertian atau dasar-dasarnya saja, untuk selengkapnya akan saya post seiring waktu agar lebih lengkap dan jelas. nah apa aja sih yang kita pelajari mengenai Sistem Komputer itu? Ini dia!

1. Sitem Bilangan

Sistem bilangan adalah kumpulan dari simbol-simbol yang mereprentasekan sebuah bilangan atau nilai. Banyak jenis simbol yang kita ketahui seperti angka 1, 2, 3 dst, romawi I, II, III dst atau jenis angka lainnya seperti bilangan cacah, pecahan, real, dsb. Nah pada materi sistem komputer ini, kita akan belajar mengernai 4 angka yang berhubungan dengan komputer yaitu :

a). Bilangan Desimal
Desimal adalah bilangan berbasis 10, sistem bilangan ini umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Desimal menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9. Kenapa angka "0" termasuk dalam bilangan desimal? bukan angka "10"?.  Karena angka 10 menggunakan 2 buah simbol bilangan yaitu "1" dan "0".

b). Bilangan Biner
Biner adalah bilangan berbasis 2. Sistem bilangan ini dikatakan bilangan berbasis 2 karena terdiri dari 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner ini dipopulerkan oleh John Von Neumann.

c). Bilangan Oktal
Bilangan Oktal adalah sistem bilangan yang berbasis 8, simbol bilangan untuk oktak yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.

d). Bilangan Hexadesimal
Hexadesimal adalah bilangan yang berbasis 16, yaitu sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol bilangan. berbeda dengan desimal yang menggunakan simbol 1, 2, 3 sampai 9. hexadesimal memiliki beberapa tambahan simbol seperti A, B, C hinga F. Sistem bilangan ini digunakan untuk menampilkan nilai alamat memori dalam pemrograman komputer.

2. Relasi Logik dan Fungsi Gerbang Dasar (Laman mengenai penjelasan setiap gerbang belum diposting)

Relasi Logik merupakan diagram blok simbol rangkaian digital memproses sinyal masukan (input) menjadi sinyal keluaran (output) tertentu.
Fungsi (Gerbang) dasar Relasi Logik adalah fungsi AND, Fungsi OR dan Fungsi NOT.
Fungsi turunannya adalah Fungsi NAND dan Fungsi XOR

Pengertian Operasi Logik yaitu mikroprosessor yang beroperasi dengan rata-rata yang terdiri dari beberapa kombinasi antara sinyal 0 (Low atau False) dan sinyal 1 (High atau True)

3. Operasi Aritmatik (Laman cara perhitungan setiap bilangan belum diposting)

Dalam opesai aritmatik terdiri dari dua dasar pengoperasian, yaitu Penjumlah dan Pengurangan, kedua proses tersebut adalah hal yang paling dasar dalam aritmatik, nah kedua proses tersebut akan dikembangkan menjadi Perkalian dan Pembagian.

Nah, kita seringkan melakukan operasi aritmatik didunia nyata, seperti menghitung uang atau saat mengerjakan tugas matematika. Dalam hal yang menyangkut dengan komputer juga mengalami yang namanya proses operasi aritmatik seperti contoh : Penjumlahan bilangan biner atau pengurangan bilangan oktal, nah terkadang ada kalanya juga proses tersebut harus melakukan conversi, seperti :

A. Biner
a). Bilangan Biner ke Desimal
b). Bilangan Biner ke Oktal
c). Bilangan Biner ke Hexadesimal

B. Desimal
a). Bilangan Desimal ke Biner
b). Bilangan Desimal ke Oktal
c). Bilangan Desimal ke Hexadesimal

C. Oktal
a). Bilangan Oktal ke Desimal
b). Bilangan Oktal ke Biner
c). Bilangan Oktal ke Hexadesimal

D. Hexadesimal
a). Bilangan Hexadesimal ke Desimal
b). Bilangan Hexadesimal ke Biner
c). Bilangan Hexadesimal ke Oktal


4. ALU (Arithmatic Logic Unit)

Pada pelajaran siskom juga kita mempelajari yang namanya ALU, mungkin ada yang sudah sering dengar, ada juga yang baru dengar.
ALU atau Aritmarik Logik Unit kalo indonesianya tuh Unit Logika Aritmatik, adalah suatu bagian dalam dari mikroprosesor yang kerjanya tuh untuk melakukan operasi hitung aritmatik dan logika. ALU memiliki tugas lain yaitu melakukan keputusan dari operasi logika dengan instruksi program.
Perhitungan dalam ALU menggunakan kode biner, yang merepresentasikan instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan data yang diolah (operand).

ALU mendapat data dari register, kemudian data tersebut diproses dan hasilnya akan disimpan didalam register tersendiri yaitu ALU output register, sebelum disimpan dalam memori. Rangkaian pada ALU yang digunakan untuk menjumlahkan bilangan dinamakan dengan Adder. Adder digunakan untk memproses aritmatika, Adder juga disebut dengan rankaian kombinasional aritmatika
Ada 3 jenis adder, yaitu :
1. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan dua bit disebut dengan Half Adder
2. Rangkaian Adder dengan menjumlah tiga bit disebut dengan Full Adder
3. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan banyak bit disebut dengan Paralel Adder


5. Rangkaian Multiplexer, Decoder, Flip-Flop dan Counter


Source :
http://tkj.arka.web.id/2014/11/pengertian-relasi-logik-dan-operasi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_bilangan
https://id.wikipedia.org/wiki/Heksadesimal

- Copyright © Marinska SA - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -